di mana rasa BHINEKA TUNGGAL IKA


bhineka tunggal ika yang merupakan semboyan untuk negara indonesia yang di ambil dari bahasa jawa yang artinya “berbeda beda tetapi tetap satu jua” jika di terjemahkan dalam satuan kata bhineka adalah beraneka ragam atau berbeda-beda neka dalam bahasa jawa macam dalam bahasa indonesia aneka dan tunggal ialah satu, ika berarti itu. secara harafiah beraneka satu itu. mengapa bhineka tungggal ika menjadi menjadi semboyan negara Republik Indonesia karena di Indonesia memiliki keanekaragaman : kepercayaan , suku suku bangsa , budaya, ras, bahasa daerah dan lain-lain.

pembahasan dimana rasa BHINEKA TUNGGAL IKA yang menjadi semboyan untuk tanah air tumpah darah tercinta, tetapi masih banyak yang bertindak arogan dengan mengatas nama kan kepercayaan, suku bangsa, dll. apa kah ini yang disebut negara yang mempunyai moral yang baik dan saling menghormati , tetapi masih saja terjadi komplik horizontal. antar lainnya kepercayaan, disini masih kita lihat aksi-aksi yang mengatas namakan kepercayaan untuk mengangu kepercayaan orang lain dan membuat orang lain semakin resah apa mereka “sang pencipta” tentu bukan, mereka yang di ciptakan untuk menjadi kahlifah di bumi ini untuk mejaga bumi ini dari kehancuran. padahal disetiap kepercayaan sudah diajarkan untuk saling menghormati untuk yang berbeda.
dimanakah rasa cinta tanah air yang di memiliki ke anekaragaman di dalamnya untuk menjadi kesatuan dalam Republik Indonesia. dengan mengusung rasa kebersamaan antar umat tanpa membedakan klasifikasi sosial mereka maupun kepercayaan mereka, padahal sejak masuk SD saja sudah mendapatkan pendidikan kewarganegaraan yang di dalamnya di berikan penjelasan akan saling menghormati dan indahnya persatuan dan kesatuaan di negeri ini.
sebagai contoh kekerasan :
8 Feb 2011: perusakan dan membakar tiga gereja dan satu sekolah Katolik di Temanggung, Jawa Tengah
6 Feb 2011: penyerang warga Ahmadiyah Cikeusik,Pandeglang.
27 April 2010: penyerbuan kompleks Yayasan Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur, di Cisarua, Bogor

dan masih banyak lagi..
dengan melihat kejadian ini apakah masih ada rasa untuk saling menghormati dan menhargai orang lain.
atau hanya bertindak mereka itu benar , apa guna nya “pihak berwajib” kalau ada masalah selalu menghakimi sendiri tanpa ada untuk menunggu sesuai dengan prosedur dan kentetuan yang berlaku atas hukum yang berlaku di negeri ini.

bagai mana pendapat anda denga n kejadian seperti ini yang memang sangat tidak manusiawi sampai menimbulkan korban luka maupun korban jiwa.

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

  • Blog Stats

    • 35,118 hits
  • arsip

  • this your ip address and your operting system

  • Top Rated

%d blogger menyukai ini: